Karnaval dan Lomba Meriahkan Penutupan Program Mengajar KKN 32 di SDN 04 Wanakerta
Day 26 KKN Kelompok 32
Karnaval dan Lomba Meriahkan Penutupan Program Mengajar KKN 32 di SDN 04 Wanakerta
Jumat, 15 Agustus 2025
- Diva Nadia Salsabila
- Karmila
- Haykal Ihza Abdililah
- Firas Shafa
- Ariska Shetia Putri
- Nazwa Fauziyah Syihab
- Lilih llah Solihah
- Mohammad Wildan Esra
- Daniel Erlangga Oktavian
- Euis Siti Az Hariyah
- Helga Qadira Jasmine
- Annahayyu Nurlintar Riswanti
- Feyzal Aulia
- Muhammad Nouval
- Imam Syukron Aziez
Suasana penuh warna dan keceriaan menyelimuti SDN 04 Wanakerta pada Jumat (15/8/2025). Hari itu menjadi momen istimewa sekaligus penutup program mengajar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 32 di sekolah tersebut. Rangkaian acara karnaval hingga perlombaan memperingati HUT ke-80 RI berhasil memadukan semangat nasionalisme dengan kebersamaan antara siswa, guru, dan mahasiswa.
Sejak pukul 07.30 pagi, deretan siswa dengan beragam kostum mulai memadati halaman sekolah. Ada yang mengenakan pakaian profesi, ada pula yang memakai baju daerah dengan warna mencolok. Bersama guru, mahasiswa KKN, serta sebagian wali murid, mereka melangkah mengikuti pawai keliling lingkungan sekolah. Sorak-sorai warga sekitar menambah kemeriahan jalannya karnaval yang penuh semangat.
Usai pawai, kegiatan berlanjut dengan perlombaan di halaman sekolah. Perlombaan dibagi menjadi dua kelompok: kelas bawah (1–3) dan kelas atas (4–6). Ragam permainan sederhana namun seru, seperti estafet sedotan, estafet air, hingga pukul air, berhasil memancing tawa dan sorakan dukungan dari teman sebaya maupun guru. Mahasiswa KKN ikut menjadi panitia sekaligus pendamping, sehingga suasana menjadi lebih hidup dan akrab.
Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini menjadi penutup dari program mengajar mahasiswa KKN Kelompok 32 di SDN 04 Wanakerta. Selama beberapa pekan, mereka telah hadir mendampingi siswa dalam proses belajar dengan metode kreatif dan interaktif. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberi pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam baik bagi pihak sekolah maupun masyarakat.
Meski program mengajar resmi berakhir, semangat belajar yang ditinggalkan diharapkan terus hidup dalam diri para siswa. Sementara bagi mahasiswa KKN, pengalaman ini menjadi bekal berharga tentang arti pengabdian, kebersamaan, dan kontribusi nyata di masyarakat.


.jpg)
Comments
Post a Comment