Pembuatan dan Pemasangan Plang Tanaman serta Studi Banding di Rumah Sampah Salarea RW 02
Day 9 KKN Kelompok 32
Pembuatan dan Pemasangan Plang Tanaman serta Studi Banding di Rumah Sampah Salarea RW 02
Selasa, 29 Juli 2025
- Diva Nadia Salsabila
- Karmila
- Haykal Ihza Abdililah
- Firas Shafa
- Ariska Shetia Putri
- Nazwa Fauziyah Syihab
- Lilih llah Solihah
- Mohammad Wildan Esra
- Daniel Erlangga Oktavian
- Euis Siti Az Hariyah
- Helga Qadira Jasmine
- Annahayyu Nurlintar Riswanti
- Feyzal Aulia
- Muhammad Nouval
- Imam Syukron Aziez
Pada hari kesembilan pelaksanaan KKN, Senin (29/07/2025), Kelompok 32 Wanakerta melaksanakan dua kegiatan utama yang berfokus pada kepedulian lingkungan dan kolaborasi antar kelompok. Kegiatan tersebut meliputi pembuatan plang nama tanaman serta studi banding bersama kelompok lain di lokasi pengelolaan sampah.
Sejak pagi, seluruh anggota Kelompok 32 mulai membuat plang nama tanaman yang akan dipasang di kebun depan kawasan Rumah Sampah Salarea, RW 02, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemotongan kayu, perangkaian, pengecatan dasar, hingga pembuatan dan pewarnaan sketsa tulisan.
Plang yang dibuat terdiri dari lima buah yang mewakili dua jenis tanaman, yaitu Pohon Angsana (Pterocarpus indicus) dan Pohon Damar (Agathis dammara), yang sebelumnya telah ditanam oleh kelompok dalam kegiatan penanaman bibit. Pemasangan plang dilakukan pada sore hari di sekitar area kebun, bersamaan dengan kegiatan studi banding. Keberadaan plang ini diharapkan dapat menjadi media edukasi visual bagi masyarakat, terutama anak-anak, untuk mengenali dan memahami jenis tanaman di lingkungan mereka. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi lingkungan secara inklusif.
Sementara itu, pada sore hari, Kelompok 32 mengikuti kegiatan studi banding bersama Kelompok 31 dan 33 ke Rumah Sampah Salarea. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung sistem pengelolaan sampah yang telah berjalan baik di RW 02. Para peserta mempelajari proses mulai dari pemilahan, pengumpulan, hingga daur ulang sampah rumah tangga yang dilakukan secara kolektif oleh warga.
Melalui studi banding ini, para peserta memperoleh wawasan dan inspirasi baru yang dapat diterapkan di sektor kerja masing-masing, serta mempererat sinergi antar kelompok KKN dalam mewujudkan program pemberdayaan berbasis lingkungan yang berkelanjutan.



Comments
Post a Comment